Pengangguran
adalah istilah untuk orang yang tidak bekerja, sedang mencari pekerjaan,
bekerja kurang dari dua hari dalam seminggu, atau seseorang yang sedang
berusaha mendapatkan pekerjaan yang layak. Pada umumnya, pengangguran
disebabkan karena jumlah para pencari kerja tidak sebanding dengan jumlah
lapangan yang ada.
Di
Indonesia, pengangguran seringkali menjadi masalah dalam perekonomian karena
dengan adanya pengangguran maka produktivitas dan pendapatan per kapita negara
akan berkurang sehingga dapat menimbulkan kemiskinan dan masalah-masalah sosial
lainnya.
Kepala
Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin mengatakan, hasil survey ketenagakerjaan
periode Agustus 2013 menunjukkan jumlah pengangguran di Indonesia menembus
angka 7,39 juta orang. Jumlah ini naik sebanyak 220 ribu orang dibandingkan
periode Februari 2013 yang sebanyak 7,17 juta orang. (jpnn.com, 7/11)
Kenaikan
angka pengangguran ini merupakan dampak perlambatan laju ekonomi yang mulai
menghampiri pasar tenaga kerja. Minimnya pembukaan lapanngan kerja baru dan
meningkatnya pemutusan hubungan kerja (PHK) membuat angka pengganguran di
Indonesia semakin melambung.
Dalam
kondisi seperti ini, bekerja tentu saja merupakan pilihan yang kurang efektif
dalam pengentasan pengangguran. Dengan kata lain, hal ini membuka peluang besar
bagi para wirausaha untuk membantu pemerintah dalam menanggulangi masalah
pengangguran di Indonesia.
Pada
umumnya, seorang yang menganggur akan lebih memilih untuk mencari pekerjaan
dengan melamar ke perusahaan-perusahaan karena bekerja dianggap sebagai pilihan
yang praktis, tidak membutuhkan modal dan biaya yang besar, dan juga pandangan
kebanyakan orang yang apabila ia bekerja di suatu perusahaan maka hidupnya
sudah mapan.
Berbeda
dengan bekerja, seorang wirausaha tidak hanya harus memiliki modal dan biaya
yang cukup besar, sebab inti dari memulai sebuah usaha adalah memiliki tekad yang
kuat dan mau bekerja keras. Tanpa tekad dan kerja keras, usaha yang dijalankan
tidak akan berjalan dengan optimal. Selain itu, seorang wirausaha juga dituntut
untuk mempunyai kreatifitas dan tingkat keuletan yang tinggi serta bertanggung
jawab atas usaha yang ia tekuni.
Ada
banyak alasan seseorang menjadi wirausaha, antara lain karena hobi, melanjutkan
usaha keluarga, adanya peluang usaha, terbiasa menjadi wirausaha sejak duduk di
bangku sekolah/kuliah, atau bahkan karena tuntutan hidup. Tapi hal ini tidak
akan berjalan dengan lancar apabila tidak dibarengi dengan pemikiran yang
positif. Pemikiran positif dan semangat pantang menyerah inilah yang membuka banyak
peluang dalam dunia usaha.
Pada kebanyakan kasus,
banyak orang yang takut gagal sebelum memulai usaha mereka, bahkan beberapa
orang rela mengeluarkan modal yang sangat besar dengan harapan usaha mereka
akan cepat sukses. Sebetulnya, kesuksesan sebuah sebuah wirausaha tidak
ditentukan dari berapa besar modal yang dikeluarkan, hal ini ditentukan dari
seberapa mampunya kita mengelola sebuah usaha. Wirausaha memang terkesan sulit
untuk dijalankan karena kita harus mempersiapkan semua aspek dari awal, tetapi
apabila seseorang mampu mengelola usahanya secara professional, bisa jadi
usahanya ini akan semakin maju dan berkembang pesat.
Kesuksesan
sebuah wirausaha tentu tidak hanya berimbas kepada perekonomian si empunya
usaha tetapi juga dapat mempengaruhi lingkungan di sekitar wirausaha tersebut. Dengan
adanya wirausaha berarti telah tercipta dan terbukanya lapangan kerja yang
baru. Hal ini tentu dapat dijadikan solusi dari masalah pengangguran karena
pada umumnya para pekerja yang dibutuhkan oleh para wirausaha tidak harus
berpendidikan tinggi sehingga para pengangguran yang kebanyakan adalah
orang-orang berpendidikan rendah atau bahkan putus sekolah dapat bekerja dan
mendapatkan penghasilan yang layak.
Dalam
sebuah kesuksesan wirausaha, tidak jarang kita menemukan sebuah kegagalan di
dalamnya, tetapi gagal bukanlah ketika usaha kita bangkrut atau jatuh,
melainkan ketika kita menyerah dan putus asa untuk membangun kembali usaha
kita. Seorang wirausaha tidak akan pernah menemukan kata gagal ketika ia mempunyai
tekad dan semangat untuk terus bangkit ketika mulai terjatuh. Tekad dan
semangat inilah yang akan membawanya kepada kesuksesan. Oleh karena itu,
mengapa kita harus takut untuk menjadi seorang wirausaha jika kita sudah
memiliki visi dan misi yang jelas tentang kesuksesan yang ingin kita raih?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar