Rabu, 27 November 2013

PENGENTASAN PENGANGGURAN. BEKERJA ATAU WIRAUSAHA?

Pengangguran adalah istilah untuk orang yang tidak bekerja, sedang mencari pekerjaan, bekerja kurang dari dua hari dalam seminggu, atau seseorang yang sedang berusaha mendapatkan pekerjaan yang layak. Pada umumnya, pengangguran disebabkan karena jumlah para pencari kerja tidak sebanding dengan jumlah lapangan yang ada.

Di Indonesia, pengangguran seringkali menjadi masalah dalam perekonomian karena dengan adanya pengangguran maka produktivitas dan pendapatan per kapita negara akan berkurang sehingga dapat menimbulkan kemiskinan dan masalah-masalah sosial lainnya.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin mengatakan, hasil survey ketenagakerjaan periode Agustus 2013 menunjukkan jumlah pengangguran di Indonesia menembus angka 7,39 juta orang. Jumlah ini naik sebanyak 220 ribu orang dibandingkan periode Februari 2013 yang sebanyak 7,17 juta orang. (jpnn.com, 7/11)

Kenaikan angka pengangguran ini merupakan dampak perlambatan laju ekonomi yang mulai menghampiri pasar tenaga kerja. Minimnya pembukaan lapanngan kerja baru dan meningkatnya pemutusan hubungan kerja (PHK) membuat angka pengganguran di Indonesia semakin melambung.

Dalam kondisi seperti ini, bekerja tentu saja merupakan pilihan yang kurang efektif dalam pengentasan pengangguran. Dengan kata lain, hal ini membuka peluang besar bagi para wirausaha untuk membantu pemerintah dalam menanggulangi masalah pengangguran di Indonesia.

Pada umumnya, seorang yang menganggur akan lebih memilih untuk mencari pekerjaan dengan melamar ke perusahaan-perusahaan karena bekerja dianggap sebagai pilihan yang praktis, tidak membutuhkan modal dan biaya yang besar, dan juga pandangan kebanyakan orang yang apabila ia bekerja di suatu perusahaan maka hidupnya sudah mapan.

Berbeda dengan bekerja, seorang wirausaha tidak hanya harus memiliki modal dan biaya yang cukup besar, sebab inti dari memulai sebuah usaha adalah memiliki tekad yang kuat dan mau bekerja keras. Tanpa tekad dan kerja keras, usaha yang dijalankan tidak akan berjalan dengan optimal. Selain itu, seorang wirausaha juga dituntut untuk mempunyai kreatifitas dan tingkat keuletan yang tinggi serta bertanggung jawab atas usaha yang ia tekuni.

Ada banyak alasan seseorang menjadi wirausaha, antara lain karena hobi, melanjutkan usaha keluarga, adanya peluang usaha, terbiasa menjadi wirausaha sejak duduk di bangku sekolah/kuliah, atau bahkan karena tuntutan hidup. Tapi hal ini tidak akan berjalan dengan lancar apabila tidak dibarengi dengan pemikiran yang positif. Pemikiran positif dan semangat pantang menyerah inilah yang membuka banyak peluang dalam dunia usaha.

Pada kebanyakan kasus, banyak orang yang takut gagal sebelum memulai usaha mereka, bahkan beberapa orang rela mengeluarkan modal yang sangat besar dengan harapan usaha mereka akan cepat sukses. Sebetulnya, kesuksesan sebuah sebuah wirausaha tidak ditentukan dari berapa besar modal yang dikeluarkan, hal ini ditentukan dari seberapa mampunya kita mengelola sebuah usaha. Wirausaha memang terkesan sulit untuk dijalankan karena kita harus mempersiapkan semua aspek dari awal, tetapi apabila seseorang mampu mengelola usahanya secara professional, bisa jadi usahanya ini akan semakin maju dan berkembang pesat.

Kesuksesan sebuah wirausaha tentu tidak hanya berimbas kepada perekonomian si empunya usaha tetapi juga dapat mempengaruhi lingkungan di sekitar wirausaha tersebut. Dengan adanya wirausaha berarti telah tercipta dan terbukanya lapangan kerja yang baru. Hal ini tentu dapat dijadikan solusi dari masalah pengangguran karena pada umumnya para pekerja yang dibutuhkan oleh para wirausaha tidak harus berpendidikan tinggi sehingga para pengangguran yang kebanyakan adalah orang-orang berpendidikan rendah atau bahkan putus sekolah dapat bekerja dan mendapatkan penghasilan yang layak.

Dalam sebuah kesuksesan wirausaha, tidak jarang kita menemukan sebuah kegagalan di dalamnya, tetapi gagal bukanlah ketika usaha kita bangkrut atau jatuh, melainkan ketika kita menyerah dan putus asa untuk membangun kembali usaha kita. Seorang wirausaha tidak akan pernah menemukan kata gagal ketika ia mempunyai tekad dan semangat untuk terus bangkit ketika mulai terjatuh. Tekad dan semangat inilah yang akan membawanya kepada kesuksesan. Oleh karena itu, mengapa kita harus takut untuk menjadi seorang wirausaha jika kita sudah memiliki visi dan misi yang jelas tentang kesuksesan yang ingin kita raih?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar