Tampilkan postingan dengan label Jangan Lupa Bahagia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jangan Lupa Bahagia. Tampilkan semua postingan

Minggu, 17 April 2016

C A B A Y ~

"Every girl needs a best friend to help her laugh when she thinks she'll never smile again" - tumblr
Banyak yang bilang anak kecil butuh teman, sedangkan orang dewasa butuh sahabat. Apa bedanya?

Teman adalah orang yang menemanimu bermain. Sahabat adalah orang yang seprinsip denganmu yang berarti sahabat memiliki makna yang lebih dalam dari seorang teman dan memberikan pengaruh yang lebih besar juga dalam hidup seseorang.

Karena semua orang pasti akan beranjak dewasa, maka semua orang pasti butuh sahabat dan hari ini Lissa mau cerita tentang sahabat-sahabat Lissa. *Yeaaaaay!*

Halo! inilah kami, Hana - Elissa - Teresa.
And we call ourselves, C A B A Y.

Punya sahabat gak berarti hidup kita bakal lurus-lurus aja, sama sekali enggak. Tapi setidaknya kita punya tempat untuk numpahin semua perasaan kita. Punya orang yang bisa kita percaya untuk sama-sama tuker pikiran tentang apa yang saat ini sedang kita alami. Dan Lissa sangat percaya sama mereka.

Kami mulai sahabatan dari tahun 2013, baru beranjak 3 tahun dan masih singkat banget untuk usia persahabatan pada umumnya. Tapi, banyak banget hal yang kami lewatin bareng-bareng yang sedikit demi sedikit mengubah kami dari alay pithecanthropus menjadi wanita yang jauh lebih bijaksana.

Kenapa nama kami C A B A Y ?
Karena cabe udah gak ngehits lagi hahahaha canda.. Banyak orang yang gak suka sama persahabatan kami, entah iri atau ngeliat kami lebay (Berasa gak be? Hahahaha) dan dari orang-orang itulah kami dapet sebutan cabe yang pada akhirnya kami memaksa diri kami untuk sadar kalo cabe atau cabay punya artian CANTIK BERSAMA YESUS. Nah, udah tau kan kepanjangannya? Jadi, jangan negatif thinking duluan sama kita, ntar dosa~

Perjalanan sahabatan yang baru seumur jagung ini juga gak mudah loh, ada aja hal yang suka bikin saling emosian. Tapi dari awal sahabatan kami ngebuat janji untuk saling terbuka dan negur secara frontal kalo kelakuan atau kondisi dari kami ada yang mulai aneh. Jadi jangan kaget kalo tiba-tiba di antara kami suka saling jambak terus ngomel, percaya deh.. itu tanda sayang

Banyak orang yang bilang bahwa persahabatan kami gak membangun. Banyak orang yang dengan sok taunya menyimpulkan kalo kami lagi ngumpul, kerjaannya cuma ngomongin cowok, atau pergi makan terus ngobrol gak jelas, karokean, terus hedon-hedon. Ada benernya sih hahahaha.. Tapi sesungguhnya, yang tau kami ya kami. Persahabatan kami adalah bagian dari hidup kami, bukan konsumsi publik. Jadi buat kami, kami gak harus melapor ke publik tentang apa yang kami bahas atau permasalahkan. Yang jelas aku bersyukur karena kami bisa saling nguatin bahkan untuk hal yang sangat privasi pun kami bisa saling percaya untuk terbuka satu sama lain.


Yap! Aku rasa semua wanita bisa bertahan tanpa pacar, tapi gak bisa bertahan tanpa sahabat. Begitupun kami. Satu hari gak ketemu, hampaaaaaaaaaa..... Ekspresi rasa sayang ke sahabat pasti beda-beda, tapi cara kami menyayangi ya saling cari satu sama lain, usahain ngumpul dan tau kabar masing-masing, dan kalo mau pulang, jambak dulu hahaha..

Seperti tadi yang aku bilang, banyak orang berasumsi kami gak saling membangun, padahal kalo menurut kami ya karena mereka bukan bagian dari kami. So, mereka gak ngerti cara kami untuk saling nguatin.

Aku bersyukur banget punya sahabat kayak Teresa sama Hana yang selalu setia setiap saat kayak Rexona. Bahkan skala kesetiaan mereka seringkali ngelebihin skala kesetiaan pacar. Teresa yang selalu bisa ditelpon kapan pun saat Lissa sedih dan Hana yang selalu siap sedia ngehibur kayak badut mampang hahaha.. Tapi di samping itu semua, aku bersyukur karena kami selalu ada waktu untuk ngabisin waktu bareng-bareng untuk ngelakuin hal yang penting sampe yang gak penting hanya untuk membuat diri kami semakin baik. Kami nangis bareng-bareng, ketawa bareng, doa bareng, dan semakin dewasa juga bareng-bareng.

So many ups and downs we passed together. Kami lewatin semua masalah bener-bener barengan, gak ada satu hal pun yang kami rahasiain antara satu dengan yang lain. Mulai dari masalah cinta, masalah keluarga sampe masalah pelayanan kami lewatin bareng-bareng. Dan ketika kami lewatin semua masalah itu bareng-bareng, kami sering banget bilang, "Untung ada lo ya, be." Entah sejak kapan kami sering ngomong begitu, tapi yang kami tau, persahabatan kami mengajarkan kami untuk bersyukur. Ketika kami ditempa masalah, setidaknya keberadaan CABAY menjadi satu alasan untuk kami tetap bersyukur untuk apa yang udah Tuhan kasih dalam hidup kami.

Aku gak pernah inget gimana awal mula kami sahabatan, yang aku inget, CABAY ketemu pertama kali pas lagi ospek dan sekarang kami udah sedeket anak kembar siam. Aku bersyukur selama kami sahabatan, kami bener-bener belajar banyak hal dari satu sama lain. Terbuka, mau ditegur dan menegur, berbagi, belajar untuk stay positif, nahan emosi, bahkan sampe belajar diet hahaha..

So, ketika saat ini kalian punya sahabat, ayo bersyukur! Mereka adalah orang-orang yang akan memberikan warna dalam hidupmu.

Dan buat kalian, para haters Cabay (Maafkan naluri keartisan kami)
Daripada kalian sibuk ngurusin kami dan bilang persahabatan kami bobrok, lebih baik kalian cari sahabat deh.. Kayaknya kalian kurang piknik :)


Ini adalah postingan Lissa yang sepenuhnya Lissa tulis karena terinsipirasi dari kedua sahabat Lissa yang lagi heboh kepedesan makan samyang. Bodoh, tapi Lissa sayang banget.

Terima kasih karena mau, telah dan akan terus menjadi bagian terbaik dari hidup Lissa.

Nb.
Inget be, kita masih punya banyak agenda.
- Juni target lulus sidang PI
- Diet wajib turun min. 3 kg
- Ke jogja sebelum 2016 berakhir dan ini cuma jadi wacana


"Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu, dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran." - Amsal 17:17

Minggu, 06 Maret 2016

AKU MEMILIH BAHAGIA

"Jangan memilih aku bila kau tak bisa setia
Kau tak mengerti aku, diriku yang pernah terluka" - Anang & Syahrini
Terus kalo gak memilih kamu, aku pilih siapa dong? Aku sih memilih bahagia.

Halo! Mungkin beberapa temen-temen yang ngefollow instagram Lissa (Id: elstania. Sekalian promosi gapapa ye? Haha) udah agak bosen ngeliat caption atau hashtag foto-foto Lissa yang isinya "Aku memilih bahagia", "lissa tetap bahagia", dan masih banyak caption serupa. Mungkin ada beberapa yang cuek dan mungkin juga beberapa ada yang bilang alay, dan kemungkinan terakhir ada yang bertanya-tanya "kenapa memilih bahagia?" "Bukannya bahagia tergantung kondisi?" "Gimana caranya memilih bahagia?" Jawabannya, karena bahagia adalah pilihan. No, bahagia tergantung kita, bukan kondisi. Berbahagialah dalam ucapan syukur.

Satu minggu yang lalu aku belajar bahwa sedih atau bahagia, diberkati atau tidak diberkati, semua adalah pilihan. Maka dari itu Lissa selalu bilang, "Aku memilih bahagia."

Banyak orang yang selama ini salah memiliki pandangan tentang kebahagiaan, menganggap bahwa bahagia atau tidaknya kita dikontrol pada kondisi sekitar kita yang pada akhirnya memengaruhi kondisi hati kita. Ada uang, bahagia. Gak ada uang, gak bahagia. Cuaca adem angin sepoi-sepoi, bahagia. Cuaca panas ekstrim atau hujan badai, gak bahagia. Masih terlalu banyak orang yang kebahagiaannya dikuasai oleh kondisi di sekitarnya, padahal sesungguhnya kita sendirilah yang menentukan mau bahagia atau enggak. Respon hati kita yang menentukan kita bahagia atau enggak. Bersyukurkah kita untuk apapun yang Tuhan ijinkan terjadi dalam hidup kita, sehingga kita bahagia? Atau tetap bersungut-sungut sehingga kebahagiaan itu gak pernah mampir di hidup kita.

Ketika aku sedang belajar untuk terus memilih bahagia, Tuhan mengijinkan aku untuk 'mengerjakan soal' yang lebih sulit dari biasanya. Baru-baru ini aku dikecewakan oleh orang-yang-amat-sangat-dekat-dengan-Lissa-yang-gak-pernah-terpikir-akan-nyakitin-Lissa, dan ternyata dalam kondisi seperti ini memilih bahagia adalah sebuah keputusan yang sulit. Ketika baru dikecewakan, rasanya pilihan untuk galau adalah pilihan ternikmat dan paling tepat. Rasanya mau banget nurutin naluri si wanita lemah ini untuk nangis sambil dengerin lagu galau. But I realized, it's wasting time. Gak ada hal yang akan semakin baik ketika aku hanyut dalam kecewa dan lebih memilih dengerin lagu galau.

Seberapa banyak dari kita yang ketika dikecewakan dengan orang terdekat langsung merasa sendirian? Seakan-akan Tuhan gak ada dalam hidup kita. Padahal udah jelas Tuhan selalu hadir dalam baik atau buruknya hidupnya kita. Seberapa banyak dari kita yang ketika memikul beban berat dan memiliki masalah langsung merasa kitalah orang paling sial di dunia? Padahal dengan jelas Tuhan menawarkan kelegaan untuk setiap kita.

Ketika Lissa dikecewakan, Lissa mengalami apa yang banyak orang alami. Lissa merasa sendirian. Lissa lupa sama kasih setia Tuhan, sampai akhirnya Lissa belajar dari Nabi Elia yang Tuhan kirim ke pengasingan.

Dalam 1 Raja-Raja 17: 1-6 diceritakan bahwa Nabi Elia diperintahkan Tuhan untuk pergi ke Sungai Kerit setelah ia menemui Ahab. Kerit dalam bahasa aslinya memiliki arti dipisah, diasingkan. Dilihat dari sudut pandang manusia, Sungai Kerit adalah tempat yang pas banget buat ngegalau. Tempat yang menyedihkan karena hidup sendirian dan kesepian. Tapi dilihat dari sudut pandang Tuhan, ternyata Sungai Kerit penuh dengan kelimpahan.

Kenapa begitu? Coba temen-temen lihat di ayat 4.
"Engkau dapat minum dari sungai itu, dan burung-burung gagak telah Kuperintahkan untuk memberi makan engkau di sana."
Bahkan ketika Nabi Elia sedang dalam kesendirian pun, Tuhan tetap hadir. Ketika pada saat itu Bangsa Israel mengalami kekeringan, dalam kesendiriaannya di Sungai Kerit, Nabi Elia tetap hidup karena bebas minum dari aliran sungai tersebut. Gak sampe di situ aja, dengan cara yang ajaib Tuhan ngasih makan Nabi Elia lewat burung-burung gagak yang datang membawakan roti dan daging. For your information, burung gagak adalah haram bagi Bangsa Israel, tapi Nabi Elia gak protes loh ketika Tuhan kirim burung gagak untuk bawain dia makan. Dia gak minta ganti pake burung merpati atau pake burung elang.

Belajar dari Nabi Elia, berarti kita belajar bahwa kesendirian bukanlah faktor kita tidak bahagia. Dalam kesendirian kita bisa benar-benar merasakan bahwa Tuhan hadir dalam kehidupan kita, inilah saat paling seru untuk ngabisin waktu berdua sama Tuhan, untuk manja-manjaan sama Tuhan dan untuk membuktikan bahwa kasih setia Tuhan selalu baru dan gak pernah berhenti dalam kehidupan kita. Yang pasti hal ini membahagiakan banget kan?

Lissa sadar bahwa emang gak ada alasan lagi untuk setiap manusia gak berbahagia. Bahkan sekalipun secara kasat mata kita terlihat sendirian, kita harus bahagia karena ternyata dalam kesendirian, Tuhan tetap hadir. Hanya jangan batasi kuasa Tuhan untuk menolong hari-hari kita.

So, hari ini Lissa kembali memilih bahagia.
Kamu memilih apa?

Rabu, 24 September 2014

Gak Bisa Move On?

Ini adalah postingan gue yang paling gak jelas hasil dari diskusi paling gesrek bareng sahabat gue dari jaman bocil, Tera Sudrajat. Kita punya masalah yang sama yaitu gak bisa move on dari mantan dan kita sama-sama masih terus berjuang mendapatkan cinta kita kembali HAHAHA!!!

Tapi, kita juga antisipasi kalo nantinya si mantan terindah gak balikan sama kita tapi malah nikah sama yang lain. Kita mau nyanyi di nikahan mantan! Tapi kalo lo gak punya nyali yang besar, jangan sok ikut-ikutan yah.. dan pastikan, safety first! Pake helm atau alat pelindung lain karena kemungkinan besar lo akan diamuk massa sama keluarga dari pasangan si mantan.

Oke, udah siap untuk nyanyi di nikahan mantan? Udah siapin perlengkapan safety first?
Check these out girls!
  
1.  The One That Got Away - Katy Perry 
"But in another life
I would be your girl
We'd keep all our promises
Be us against the world"

 2.  Kisah Kita T'lah Usai - Ello
Click here to watch video  
"Cintaku akan selalu tetap utuh padamu.
Walau berpisah, namu hatiku bersamamu..
Mungkin kisah kita t'lah usai,
tak demikian cintaku.."


3.  Like We Used To - A Rocket To The Moon
Click here to watch video 

"Will he love you like I loved you?
Will he tell you everyday?
Will he make you feel like you're invincible with every word he'll say?
Can you promise me if this was right:
Don't throw it all away?
Can you do all these things?
Will you do all these things..
Like we used to?"


4.  The Man Who Can't Be Moved - The Script
Click here to watch video 

"HOW CAN I MOVE ON WHEN I'M STILL IN LOVE WITH YOU?"


5.  I Never Told You - Colbie Caillat
Click here to watch video

"And now I miss everything about you
I can't believe it, I still want you
After all the things we've been through
I miss everything about you"


6.   Tak Pernah Padam - Sandhy Sandoro
Click here to watch video

"Kini tak ada terdengar kabar dari dirimu
Kini kau telah menghilang jauh dari diriku
Semua tinggal cerita antara kau dan aku
Namun satu yang perlu engkau tahu
Api cintaku padamu tak pernah padam"


7.  Semua Tak Sama - Padi
Click here to watch video 

"Semua tak sama..
Tak pernah sama 
Apa yang kusentuh, apa yang kukecup
 Sehangat pelukmu.. Selembut belaimu 
Tak ada satupun yang mampu menjadi sepertimu"


8.  Stay - Miley Cyrus
Click here to watch video 

"And I love you more than I did before
And if today I don't see your face
Nothing's changed, no one can take your place
It gets harder everyday"


9.  Someone Like You - Adele
Click here to watch video 

"I hate to turn up out of the blue uninvited
But I couldn't stay away, I couldn't fight it.
I had hoped you'd see my face and that you'd be reminded
That for me it isn't over."


10.  That Should Be Me - Justin Bieber
Click here to watch video 
  
"Does he love you the way I can?
Did you forget all the plans
That you made with me?
'cause baby I didn't"


Kalo lo punya nyali yang besar dan tekad yang bulat untuk nyanyi di nikahan mantan, semoga lagu-lagu di atas bisa jadi referensi yang bagus ya.. Buat lo yang gak berani frontal ke mantan, yaudah didengerin aja buat galau-galau sendirian..

Oke, this is the end of my ngaco postingan.
Thank you for reading!


Nb. Postingan ini hanya untuk bercandaan semata.
       Jangan dibawa serius!



Source: Youtube

Rabu, 18 Juni 2014

Blessed To Be Blessing

Hi, happy people! You know what?! I'm so glad I can write again on my blog, yay!
Hahaha.. agak lebay sih, tapi ini serius. Seneng banget rasanya bisa punya waktu lagi untuk ngeshare berkat lewat postingan di blog padahal tugas lagi jahat-jahatnya menjajah hari-hariku.

Yap! So many thing I've to tell. So many blessing I want to share. Saking banyaknya, gue sampe bingung mau cerita yang mana hahaha.. Tapi gays, akhir-akhir ini gue lagi bener-bener diberkati sama kehadiran orang-orang di deket gue, sama kehadiran temen-temen deket gue yang bahkan gue sama sekali gak tau gimana awalnya gue bisa deket sama mereka. Yang gue tau, ketika kita lagi bareng-bareng ataupun lagi ada di tempat yang beda, kita tetap bisa saling memberkati.

Wooo.. pada kepo ya siapa orangnya? Hahaha okey, I'll tell you.. They are Gita, Bezaleel, and Yoseph.


Duh, mereka harus bayar mahal nih gara udah gue bikin terkenal lewat postingan gue..

Yap! Here we are.. gue sama sekali gak tau dan gak ngerti gimana awalnya bisa deket banget sama mereka sampe sekarang ini, tapi justru ini yang ngebuat gue bersyukur.. because it makes me know that we are not "friends with benefits" but we become friends because we know that we need each other.

Udah 3 bulan lebih gue ngabisin waktu gue bareng mereka, mulai dari ngerjain hal-hal yang penting sampe ngelakuin hal yang paling gak penting di seluruh dunia hahaha.. Gue bersyukur banget perbedaan karakter di antara kita gak jadi penghalang untuk kita tetep deket. Gita yang super duper ambekan, Yoseph yang paling lebay dan amat-sangat kepo, Bezaleel (called him Beksal) yang super rempong jadi cowok, gue yang......... ya gitu deh! hahaha.. Ketika banyak pertemanan yang pecah karena ada perbedaan karakter dan egois yang tinggi, gue bersyukur perbedaan karakter di antara kita ini gak bisa menjauhkan kita. Kita belajar menerima kekurangan dan kelebihan yang lain, belajar mendengar dan didengar, belajar menasehati dan mau dinasehati.

So many ups and downs I passed with them. Mulai dari masalah studi, masalah keluarga, masalah finansial, sampe masalah yang nyeret-nyeret hati atau bahkan masalah yang bersangkutan sama mereka sendiri. 1 poin penting yang gue dapet selama gue ngelewatin masalah-masalah bareng mereka adalah, ketika lo punya masalah dengan seseorang, lo harus bicara jujur dengan orang yang bersangkutan. No matter how and what, no matter how his response, you have to be honest! Karena keterbukaan adalah awal pemulihan, right?

Banyak banget berkat dan hal-hal baru yang gue dapet dari mereka (and I hope they get as the same as me too) dan karena mereka juga gue tau dan gue mau ketika gue mendapat berkat, gue harus membagikan berkat itu ke sekeliling gue atau setidaknya ke temen-temen terdekat gue terlebih dahulu. Mungkin berkat yang kita kasih ke orang lain emang gak besar, atau bahkan gak keliatan seperti berkat, tapi ketika benih berkat itu terus ditabur, ketika benih yang baik itu terus ditabur, benih itu pasti akan tumbuh menjadi pohon yang baik dan menghasilkan buah yang baik juga.

So, ketika lo berada di komunitas yang baik, lo berada di tengah orang-orang yang selalu memberkati lo lewat hidupnya, lo berdiri bersama-sama orang yang bijak, lo ada bareng orang-orang yang mau saling menopang dan saling menguatkan, jangan tinggalkan mereka! Cause no matter how serious life gets, you still gotta have at least one person you can be completely blessed with. Ambil apa yang lo butuhkan dan lo harus pergi untuk memberkati orang lain lagi. You've blessed to be blessing, guys!

And for you, guys! Gita, Beksal, and Yoseph, if you read this, I just wanna tell you that I really-really-really-really-really-really happy to have all of you in my life. Thank you for complete my life. Thank you for being my second family. I pretty much only feel comfortable when you around and I absolutely love you so much! Guys, I just want you to know, maybe I can't give what all of you want, but I promise I will try to give what all of you need. I will try to give my best!
And another one, I really miss our quality time at Pancong loh hahaha :')

"BEST FRIENDS ARE THE PEOPLE IN YOUR LIFE THAT MAKE YOU LAUGH LOUDER, SMILE BRIGHTER, AND LIVE BETTER" - Anonymous.

So, this is my story! What's yours?

Sabtu, 14 Desember 2013

What's Your Goal?

Putus lagi cintakuuu...
Putus lagi jalinan kasih sayangku dengannyaaaaa.....

Hahaha... bukan, bukan gue yang abis putus cinta. Gue masih jomblo kok (≧◡≦)
Siang tadi sahabat gue ngasih kabar kalo dia baru aja putus cinta, padahal gue tau dia sayang banget sama pacarnya. Waktu sahabat gue dan pacarnya masih jalan bareng dan lagi sering-seringnya berantem, sahabat gue ini suka curhat sama gue. Karena kita udah sahabatan lumayan lama, pasti gue belain sahabat gue dong tiap mereka berantem (Subjektif ya? Hahaha maaf ya, gue emang suka khilaf). Sahabat gue cerita kalo pacarnya bilang dia gak peka, dia orangnya gak terbuka, mereka pacaran gak kayak orang pacaran, dan sebagainya lah. Awalnya gue kesel juga denger sahabat gue curhat begitu, gue langsung ngambil kesimpulan kalo pacar sahabat gue ini banyak maunya. Banyak nuntut! Tapi gue salut sama sahabat gue, dia mau tetep bertahan buat hubungannya dan sampe akhirnya dia nanya 1 hal yang bikin gue mikir juga, "Lis, pacaran serius tuh kayak gimana sih?"

Gue pernah pacaran. Iya pernah kok, gue bukan jomblo ngenes kali. Kakak gue pernah pacaran, nyokap gue pernah pacaran, bokap pernah pacaran, nenek? mungkin pernah pacaran. Begitu banyak orang di sekeliling gue yang pernah pacaran, tapi gue sama sekali gak tau ukuran pacaran serius itu kayak gimana. Yang gue tau kalo orang pacaran cocok, terus langgeng ya mudah-mudahan ujungnya nikah, kalo enggak cocok ya putus terus cari yang lain. Tapi gays, setelah gue mikir lama sampe jungkir balik, roll depan, roll belakang, sikap lilin, tapi gak kayang karena gue gak bisa kayang, justru dari hal simpel ini gue ngerti apa arti pacaran serius.

Pacaran menurut gue bukan sekedar status lo memiliki dan dimiliki, tapi ini mengenai proses untuk lebih mengenal pribadi yang lagi ada di posisi paling dekat dengan lo yang mudah-mudahan akan jadi teman hidup lo. Suatu komitmen pacaran gak cuma bicara tentang ngapelin pacar tiap malem minggu, pergi liburan bareng, masak bareng calon mertua, nemenin pacar ke bengkel atau hal seneng-seneng lainnya. Pacaran harus lebih dari itu. Pacaran serius harus lebih dari itu. Terus harus kayak gimana? Pacaran serius adalah pacaran yang punya tujuan! Iya punya tujuan, bukan lebih yang aneh-aneh maksudnya ¬_¬

Beberapa kakak rohani gue lagi kelimpungan nyari pacar karena mereka mau cepet-cepet nikah. Lain lagi yang udah pacaran, ada yang lagi nyiapin untuk pernikahan mereka. Bahkan ada juga yang gue kenal tadinya masih pacaran, sekarang udah nikah. Belooom!! gue belom mau nikah. S1 aja belom kelar woy. Yang gue tangkep di sini, semua orang yang udah mapan, udah punya penghasilan, dan udah berpacar tentunya, pasti mereka punya tujuan untuk membangun rumah tangga. Untuk nikah! Lah terus kalo kita yang masih kuliah?

Tujuan pacaran gak melulu ngomongin tentang nikah. Kasus putus cintanya sahabat gue ini juga karena mereka gak punya tujuan untuk hubungan mereka. Mereka gak tau hubungan mereka mau dibawa kemana. Pokoknya asal udah nembak terus jadian, yaudah. Banyak anak muda yang gak mau ngomongin tentang pacaran serius, ya alasannya pasti karena mereka masih muda, gak mau nikah cepet-cepet. Padahal tadi udah jelas gue bilang, tujuan pacaran bukan cuma soal pernikahan.

Kalo lo masih kuliah, pacaran adalah salah satu motivasi untuk bisa dapet nilai yang bagus. Lo dan pacar bisa saling nyemangatin belajar, atau malah kalau sejurusan kan enak jadi bisa belajar bareng. Lo pasti malu kan kalo ipk lo jauh di bawah pacar lo? Ya minimal ipk samaan lah. Selain itu, lo sama pacar juga bisa pelayanan bareng. Daripada waktu pacaran abis dipake untuk hal-hal gak penting, lebih baik dipake untuk memuji Tuhan bareng kan? Lo sama pacar bisa saling ngingetin saat teduh, bisa saling sharing Firman Tuhan, dan bisa saling ngedoain kalo ada masalah. Dan tentunya kalo di hubungan lo sama pacar udah ada Tuhan, kalian pasti bisa jaga komitmen untuk saling menjaga kehormatan pasangan. Ini poin penting dalam pacaran.

Jadi menurut gue, ini menurut gue yaaa... pacaran serius itu bukan tentang berapa lama hubungan itu berlangsung, dan gak melulu ngomongin soal pernikahan. Pacaran serius itu adalah ketika kita tau kalau komitmen yang kita bentuk ini bertujuan untuk saling ngebangun pasangan untuk jadi pribadi yang lebih baik lagi. So, what's your goal?

Senin, 02 Desember 2013

mimpi

Kamu memang selalu begini.
Datang dengan segala pesona lalu dengan pandai mengukir jutaan senyum di wajahku.
Ah, sepertinya kamu tau kalau aku rindu kamu.
Tetapi mengapa hanya dalam mimpi?
Ketika aku terbangun bahkan kamu tak pernah di sini.
Kamu tidak pernah ada untuk membuat semua mimpi dan khayalan manis tentang kita jadi nyata.

Aku tidak tau mengapa aku begini.
Aku tetap memegang janjimu meski aku tau kamu tidak akan menepati.
Apa ini salah?

Ingin aku bungkam semua omongan orang.
Untuk semua yang bilang kita tidak bisa bersama.
Ingin rasanya aku teriak kalau aku butuh kamu.
Aku hanya masih butuh kamu.
Aku masih sangat membutuhkan kamu.

Tapi apa masih bisa?
Apa masih ada kesempatan?

Sungguh, aku lelah menunggumu begini.
Menghidupimu dari mimpi ke mimpi di setiap malam.
Aku mohon, keluarlah dari sana.
Agar kita bisa merajut benang-benang yang dulu kita lewatkan.


Sincerely,
Yang mencintaimu sejak 6 tahun yang lalu.