Senin, 02 Desember 2013

mimpi

Kamu memang selalu begini.
Datang dengan segala pesona lalu dengan pandai mengukir jutaan senyum di wajahku.
Ah, sepertinya kamu tau kalau aku rindu kamu.
Tetapi mengapa hanya dalam mimpi?
Ketika aku terbangun bahkan kamu tak pernah di sini.
Kamu tidak pernah ada untuk membuat semua mimpi dan khayalan manis tentang kita jadi nyata.

Aku tidak tau mengapa aku begini.
Aku tetap memegang janjimu meski aku tau kamu tidak akan menepati.
Apa ini salah?

Ingin aku bungkam semua omongan orang.
Untuk semua yang bilang kita tidak bisa bersama.
Ingin rasanya aku teriak kalau aku butuh kamu.
Aku hanya masih butuh kamu.
Aku masih sangat membutuhkan kamu.

Tapi apa masih bisa?
Apa masih ada kesempatan?

Sungguh, aku lelah menunggumu begini.
Menghidupimu dari mimpi ke mimpi di setiap malam.
Aku mohon, keluarlah dari sana.
Agar kita bisa merajut benang-benang yang dulu kita lewatkan.


Sincerely,
Yang mencintaimu sejak 6 tahun yang lalu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar